BOLMONG, Suarautara.id – Warga Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), dengan penuh harapan menunggu realisasi program bantuan modal usaha sebesar Rp 2-3 juta per Kepala keluarga (KK) yang dijanjikan oleh pasangan Bupati Bolmong Yusra Alhabsy dan Wakil Bupati Doni Lumenta (Yusra-Don).
Program ini sebagai salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Kami berharap Janji Yusra-Don tentang Program UMKM Rp 2-3 juta per KK segera terwujud,” ujar Rivai, seorang pelaku UMKM di kecamatan Bolaang, Minggu (6/7/2025).
Menurut Rivai, salah satu alasan dirinya memilih pasangan Yusra-Don, dalam pemilihan kepala daerah lalu adalah karena janji mereka untuk memberikan modal usaha bagi masyarakat.
“Kami berharap agar program ini dapat diwujudkan terutama bagi warga yang sudah punya usaha,” tambahnya.
Harapan serupa juga disampaikan oleh Cik, seorang pedagang di Pasar Lolak. Ia menilai program bantuan modal usaha jauh lebih bermanfaat dibandingkan dengan program lainnya.
“Kami lebih senang kalau kami diberikan modal usaha dibandingkan anak kami diberikan makanan gratis sementara orang tuanya tak punya penghasilan,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Rasmin, warga Kecamatan Lolayan, berharap agar program ini benar-benar dapat menyasar pelaku usaha yang kekurangan modal.
“Kami harap program ini tidak sekadar janji, tetapi dapat direalisasikan dan tepat sasaran,” katanya.
Sebelumnya, pasangan Yusra-Don dalam janji politiknya menyatakan akan memberikan bantuan sebesar Rp 2-3 juta per KK untuk UMKM sebagai modal usaha.
Kini, masyarakat Bolmong menanti langkah konkret pemerintah daerah dalam merealisasikan program tersebut demi meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan mereka.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Ofir Ratu, saat di konfirmasi belum memberikan tanggapan.
“Soal ditata dalam APBD 2025, nanti di cek dulu ke staf,” pungkasnya. (Yono).





